
Lamongan, wartapoint — Ketua Pimpinan Wilayah Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Jawa Timur, Dr. Isa Iskandar, S.Si., M.Pd., mengapresiasi terbitnya buku Membaca, Menemukan Diri karya tiga guru SMA Muhammadiyah 4 Lamongan (SMA Fourmula), yakni Fathan Faris Saputro, Selamet Priyanto, dan Temon Bagus Hidayahtullah.
Apresiasi itu disampaikan Isa seusai kajian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang digelar FGM Cabang Lamongan di Aula SMA Fourmula, Jumat (14/8/2026).
Isa menilai lahirnya karya literasi dari kalangan guru Muhammadiyah menjadi kabar menggembirakan. Menurutnya, produktivitas guru dalam menghasilkan karya merupakan bagian penting dalam membangun budaya literasi sekaligus memberi inspirasi bagi lingkungan pendidikan.
“Saya sangat senang dan mengapresiasi karya ini. Guru tidak hanya memiliki peran mengajar di kelas, tetapi juga dapat menghasilkan karya yang memberikan manfaat dan inspirasi bagi banyak orang,” kata Isa.
Ia mengatakan, buku Membaca, Menemukan Diri menunjukkan bahwa guru memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan potensi sekaligus berkarya di luar aktivitas pembelajaran.
Isa pun mendorong agar budaya menulis di kalangan guru terus dikembangkan. Selain menjadi sarana pengembangan diri, karya tulis guru dinilai dapat memperkaya khazanah literasi dan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan.
“Produktivitas guru dalam menulis perlu terus didorong. Karya guru bukan hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga dapat menjadi bagian dari kontribusi untuk dunia pendidikan,” ujarnya.
Apresiasi tersebut diharapkan menjadi pemantik bagi para guru Muhammadiyah, khususnya di Jawa Timur, untuk semakin aktif menulis dan menghasilkan karya yang bernilai serta bermanfaat bagi masyarakat.
Buku Membaca, Menemukan Diri ditulis oleh Fathan Faris Saputro, Selamet Priyanto, dan Temon Bagus Hidayahtullah. Karya tersebut menjadi bagian dari upaya SMA Fourmula dalam menumbuhkan budaya literasi di kalangan guru. (Shobirin)





