
Palangkaraya, wartapoint — Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali bergulat dengan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman kabut asap tebal akibat musim kemarau berkepanjangan. Menyikapi situasi ini, Muhammadiyah melalui semangat One Muhammadiyah One Response (OMOR) menerjunkan jaringan relawan dan bantuan kemanusiaan secara masif untuk membantu masyarakat serta mendukung upaya pemerintah daerah.
Berdasarkan data Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), sepanjang Januari hingga Juli 2026 tercatat lebih dari 34 ribu titik panas (hotspot) dengan luas lahan terbakar mencapai 33.800 hektare di seluruh Kalimantan. Memasuki Agustus hingga September, kondisi memburuk. Data Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Kalteng mencatat 8.093 titik panas, 88 kejadian karhutla, dan area terbakar seluas 195,57 hektare.
Kualitas udara di Kota Palangka Raya pun menyentuh level berbahaya. Dampak kabut asap ini tidak hanya melumpuhkan sektor transportasi penerbangan dan meliburkan kegiatan sekolah, tetapi juga memicu gangguan kesehatan mendesak. Banyak warga, khususnya anak-anak dan lansia, yang mengeluhkan batuk serta sesak napas sepanjang malam.
Aksi Nyata OMOR di Lapangan (18 Agustus – 18 September 2026)
Menjawab krisis lingkungan dan kesehatan tersebut, kolaborasi Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), LAZISMU Kalteng, serta Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah bergerak terpadu. Hasil capaian aksi dilaporkan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi di Sekretariat Posko Utama, Jalan RTA Milono KM 1,5 Palangka Raya, Rabu (23/9/2026).
Selama kurun waktu satu bulan, gerakan OMOR berhasil merealisasikan empat pilar aksi utama:
- Distribusi Logistik Kesehatan dan Pangan Menyalurkan 12.498 paket nutrisi untuk petugas pemadam dan relawan, membagikan 39.577 buah masker respirator untuk warga, serta menyalurkan 26.200 liter air bersih ke wilayah terdampak.
- Penyediaan Rumah Oksigen Gratis Mendirikan Rumah Oksigen di Pos Koordinasi (Poskor) dan Pos Pelayanan (Posyan) yang tersebar di Gedung Dakwah Muhammadiyah wilayah Palangka Raya, Kotawaringin Timur, Muara Teweh, Kasongan, dan Kotawaringin Barat. Fasilitas darurat ini telah melayani 352 penerima manfaat yang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
- Edukasi Mitigasi dan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Relawan turun langsung mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya melestarikan lingkungan serta melarang pembukaan lahan dengan cara membakar.
- Penerjunan Tim Pemadam Fire Extinction Bersama Poskoor Karhutla, relawan pemadam Muhammadiyah bergerak aktif memadamkan titik api dan melakukan proses pendinginan lahan gambut (rewetting/extinction) hingga mencapai 482 titik lokasi.
Keselamatan Relawan dan Sinergi Bersama
Ketua Poskor Muhammadiyah Kalteng, Inayati Muharini, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para donatur dan relawan yang terus bekerja keras di lapangan.
“Semangat One Muhammadiyah One Response menegaskan kembali peran nyata Muhammadiyah sebagai gerakan yang senantiasa hadir memberi solusi di tengah bencana. Semoga ikhtiar bersama ini menjadi ladang pahala serta membawa keberkahan bagi seluruh warga agar langit Kalteng bisa kembali biru,” tutur Inayati.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah (LRB/MDMC) PWM Kalteng, Heru Setiawan, menegaskan bahwa operasional di lapangan senantiasa berkoordinasi dengan BPBD dan alur komando resmi. Ia mengingatkan para relawan untuk selalu menomorsatukan keselamatan.
“Kami menegaskan kepada seluruh relawan agar selalu mengutamakan keselamatan diri. Patuhi prosedur operasi (SOP), gunakan Alat Pelindung Diri (APD), dan jangan memaksakan diri apabila kondisi dinilai berisiko tinggi. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegas Heru.
Mari Ulurkan Tangan melalui Program Indonesia Siaga
Upaya penanggulangan bencana karhutla masih terus berjalan. LAZISMU Kalimantan Tengah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bergotong-royong membantu warga terdampak karhutla melalui program Indonesia Siaga.
Masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui rekening resmi:
- Bank Syariah Indonesia (BSI): 104 683 6886 (a.n. LAZISMU PWM Kalteng)
- Konfirmasi Donasi: 0822 5152 3005 / 0822 5546 9065 (LAZISMU Kalteng)
(mf/yupan)





