Komitmen Pendidikan PCM Wonokromo: Hadirkan Sekolah Terintegrasi dan Mandirikan Karakter Siswa Sejak Dini

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, Surabaya, terus menunjukkan komitmen nyata dalam memajukan kualitas amal usaha di bidang pendidikan. Dengan mengusung konsep pendidikan yang holistik, PCM Wonokromo mengelola sejumlah lembaga mulai dari tingkat prasekolah hingga menengah atas yang dirancang saling terintegrasi.

​Ketua PCM Wonokromo, Ir. H. Lukman Rahim, memaparkan bahwa saat ini pihaknya membina empat Taman Kanak-kanak Aisyiyah (TK Aisyiyah), tiga sekolah tingkat dasar, yakni SD Muhammadiyah 6, SD Muhammadiyah 7, dan SD Muhammadiyah 24 Ketintang, serta SMP Muhammadiyah 4 dan SMA Muhammadiyah 3 Surabaya.

​”Di Wonokromo itu alhamdulillah kita mempunyai 4 TK Aisyiyah, kemudian 3 SD yaitu SD Muhammadiyah 6, SD Muhammadiyah 7, dan SD Muhammadiyah 24 Ketintang. Kemudian ada SMP Muhammadiyah 4 dan SMA Muhammadiyah 3,” ujar Lukman Rahim saat menjelaskan peta pendidikan di wilayahnya kepada media wartapoint.id, Ahad (19/10/2026).

​Konsep Sekolah Terintegrasi dan Berkelanjutan

​Sebagai strategi utama pengembangan mutu, PCM Wonokromo merancang program khusus berupa Sekolah Terintegrasi. Konsep ini bertujuan untuk mendorong keseragaman dan kesinambungan kualitas pendidikan mulai dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA secara berkesinambungan.

​Secara inti, program terintegrasi ini difokuskan pada tiga pilar utama: program tahfiz (hafalan Al-Qur’an), program bilingual (penguasaan bahasa asing), dan pembelajaran sekolah dasar pada umumnya.

​Lukman menjelaskan, kesinambungan ini memberikan kemudahan bagi para orang tua dan siswa. Misalnya, lulusan TK Aisyiyah akan diarahkan untuk melanjutkan ke SD Muhammadiyah di Wonokromo yang memiliki program bilingual dan tahfiz. Begitu pula saat lulus SD, siswa dapat melanjutkan ke SMP Muhammadiyah 4—yang kini tengah menggalakkan pembangunan sekolah boarding school khusus tahfiz—hingga berlanjut ke SMA Muhammadiyah 3 Gadung, Surabaya, dengan biaya yang kompetitif dan kualitas yang teruji.

​”Insyaallah setelah masuk dan menempuh pendidikan 6 tahun di SD, mereka akan mencari sekolah yang ada bilingual-nya dan ada tahfiznya. Itu hanya ada di SD Muhammadiyah Wonokromo,” tambahnya.

​Pertumbuhan Siswa yang Signifikan

​Penerapan strategi pendidikan berkualitas dan terintegrasi ini terbukti mendatangkan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan jumlah peserta didik baru yang sangat signifikan di berbagai amal usaha pendidikan PCM Wonokromo.

​Sebagai contoh, SD Muhammadiyah 6 Surabaya mencatatkan lonjakan pendaftar yang luar biasa. Dari target awal 104 siswa, kini telah terserap 70 siswa, dan diprediksi akan segera terpenuhi sepenuhnya menjelang akhir Desember mendatang berkat tingginya minat orang tua.

​Pembentukan Kemandirian dan Karakter Anak

​Selain pencapaian akademis dan keagamaan, PCM Wonokromo menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter mandiri peserta didik sejak usia dini. Nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab diajarkan langsung melalui kebiasaan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun sebagai bentuk kerja sama dalam membantu meringankan beban orang tua di rumah.

​”Termasuk membersihkan tempat tidur sendiri, mencuci pakaian sendiri, itu adalah bagian daripada pendidikan kita. Karena anak-anak apabila dari kecil diberikan tanggung jawab, itu akan membuat karakter dia menjadi karakter yang kuat dan siap memenangkan pertarungan global yang akan datang,” tegas Lukman.

​Pesan untuk Orang Tua Murid

​Di akhir keterangannya, Ir. H. Lukman Rahim menyampaikan pesan dan harapan kepada para orang tua agar tidak salah dalam memilih lembaga pendidikan bagi buah hati mereka.

​”Jika Bapak Ibu ingin salatnya anak-anak insyaallah terjamin, mulai dari cara wudunya, bacaan salatnya sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW, sekolahkanlah anaknya di TK, SD, SMP, atau SMA Muhammadiyah Wonokromo,” pesannya.

​Melalui sinergi program yang kuat, penanaman akhlak mulia, serta pembangunan kemandirian siswa, PCM Wonokromo optimis dapat terus mencetak generasi Qur’ani yang tangguh, unggul, dan berdaya saing global. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article