
Surabaya, wartapoint – Semangat dan antusiasme tinggi tampak jelas terpancar dari raut wajah Leonard Assha Alfath (Leo), siswa kelas 5 Alexandria, SD Muhammadiyah 10 Surabaya. Bersama rekan-rekan sesama Pandu Hizbul Wathan (HW), ia kini tengah bersiap menyambut ajang Jambore Daerah Kota Surabaya 2026 Tingkat Purwa yang dijadwalkan berlangsung pada 21–22 Oktober 2026 di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Bagi Leo dan kawan-kawan, keikutsertaan dalam jambore ini bukan sekadar kegiatan berkemah biasa, melainkan momentum berharga untuk menempa kemandirian, memperluas jaringan persaudaraan, serta menguji keterampilan kepanduan yang selama ini telah dipelajari di sekolah.
Intensifkan Latihan Kepanduan dan Sandi
Sebagai persiapan matang menjelang keberangkatan, seluruh regu putra dan putri SD Muhammadiyah 10 Surabaya mengikuti rangkaian latihan bersama intensif yang digelar selama tiga hari, yakni pada hari Jumat, Sabtu, dan Senin pekan ini.
Dalam sesi latihan tersebut, para peserta digembleng dengan berbagai materi khas kepanduan HW, di antaranya pemahaman sandi balik dan sandi kotak. Materi ini dirancang khusus untuk melatih ketelitian, meningkatkan daya konsentrasi, serta mengasah kemampuan kerja sama regu dalam memecahkan sandi.
Selain penguasaan materi teknis kepanduan, sesi latihan bersama ini juga difokuskan untuk membangun kedisiplinan, kekompakan, serta rasa tanggung jawab antarpasukan. Seluruh siswa dibimbing agar dapat mematuhi arahan pembina dengan tertib.
Ajang Menimba Pengalaman dan Kemandirian
Bagi Leo, yang juga aktif sebagai jurnalis cilik sekolah, keikutsertaannya dalam Jambore Daerah ini memberikan ruang tersendiri untuk belajar beradaptasi dan berinteraksi dengan peserta dari berbagai sekolah lain di luar daerah.
”Ikut jambore ini seru karena bisa ketemu teman-teman baru dari sekolah lain, dapat pengalaman berharga, dan melatih diri jadi pribadi yang lebih mandiri,” ungkap Leo penuh semangat.
Melalui kegiatan kepanduan Hizbul Wathan ini, pihak sekolah berharap nilai-nilai luhur seperti akhlak mulia, kedisiplinan, semangat persaudaraan, dan motivasi untuk senantiasa berbuat kebaikan dapat semakin tertanam kuat di dalam diri setiap peserta didik.
Dengan persiapan fisik, mental, dan materi kepanduan yang matang, Leo bersama kontingen Pandu HW SD Muhammadiyah 10 Surabaya siap melangkah membawa semangat keberanian untuk menorehkan pengalaman terbaik di Jambore Daerah 2026.
Pandu HW, siap? SIAP! Fastabiqul Khairat!
Penulis: Leonard Assha Alfath (Leo) (Siswa Kelas 5 Alexandria / Jurnalis Cilik SD Muhammadiyah 10 Surabaya)





