Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Sunday, June 21, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Semangat Berkompetisi Berbuah Prestasi, MIM 25 Surabaya Raih Tiga Medali SOMC 2026

Must read

Surabaya, wartapoint — Semangat berkompetisi yang dibangun melalui pembinaan akademik berkelanjutan kembali membuahkan prestasi bagi siswa MI Muhammadiyah 25 Surabaya. Dalam ajang Surabaya Open Math Challenge (SOMC) 2026 yang diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) pada Ahad (21/6/2026), siswa MIM 25 berhasil meraih tiga medali dan mengantarkan 25 peserta melaju hingga babak final.

Kompetisi matematika tingkat Sekolah Dasar tersebut berlangsung di UINSA Sport Center Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah di Surabaya dan sekitarnya sebagai ajang pengembangan kemampuan berpikir logis, nalar matematis, serta penguatan daya saing peserta didik.

MIM 25 Surabaya mengawali kompetisi dengan mengirimkan 52 delegasi pada babak penyisihan. Dari jumlah tersebut, 25 siswa berhasil lolos ke babak final, sebuah capaian yang menunjukkan kesungguhan siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi akademik.

Pada babak final, tiga siswa MIM 25 Surabaya berhasil meraih penghargaan, yaitu Chaska Maliq Pramana (1C) sebagai peraih Silver Medal, serta Handaru Aqmar Abdillah (1B) dan Sabrina El Hazima Salsabila (5D) yang masing-masing meraih Bronze Medal.

Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Ferry Rismawan, M.Pd.I, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih para siswa. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras siswa, pendampingan guru, dan dukungan penuh dari orang tua.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas hasil yang diraih anak-anak. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa proses belajar yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan menghasilkan capaian yang membanggakan. Lebih dari sekadar medali, kami ingin menanamkan keberanian untuk mencoba, semangat berjuang, dan karakter pantang menyerah kepada seluruh siswa. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan mengembangkan potensi terbaiknya,” tuturnya.

Guru pendamping, Ustadzah Shofi, mengungkapkan kebanggaannya terhadap perjuangan para peserta yang telah melewati berbagai tahapan seleksi hingga mencapai babak final.

“Saya bangga dengan proses perjuangan dan pengorbanan anak-anak hingga berada di babak final ini. Mereka menunjukkan kesungguhan dalam berlatih dan belajar. Semoga semangat Man Jadda wa Jada , barang siapa yang bersungguh-sungguh maka akan berhasil, terus menjadi pegangan mereka dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Sementara itu, Chaska Maliq Pramana, peraih medali perak dari kelas 1C, mengaku senang dan bersyukur atas pencapaiannya. Ia mengatakan bahwa hasil tersebut menjadi penyemangat untuk terus belajar lebih giat.

“Saya senang bisa mendapatkan medali perak. Soalnya cukup menantang, tetapi saya berusaha fokus dan mengerjakan dengan tenang. Terima kasih kepada Ayah, Bunda, ustadz, dan ustadzah yang selalu mendukung saya. Saya ingin terus belajar supaya bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Selain menjadi ajang mengukur kemampuan akademik, SOMC juga memberikan pengalaman berharga bagi para peserta untuk belajar. Melalui kompetisi ini, siswa belajar menjalin silaturahmi, memperluas pertemanan, serta memahami nilai sportivitas dalam meraih kemenangan maupun menerima hasil yang belum sesuai harapan.

Prestasi yang diraih dalam SOMC 2026 menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pembentukan karakter. Semangat berkompetisi yang sehat, kerja keras, dan ketekunan yang ditunjukkan para siswa MIM 25 Surabaya menjadi modal penting dalam melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan beradab.

(Is)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article