Kemeriahan Hari Anak Nasional 2026 di SD Muhammadiyah 3, Hadirkan Pentas Dongeng Penuh Pesan Moral

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – SD Muhammadiyah 3 Surabaya merayakan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 secara meriah dan sarat makna pada Kamis (23/7/2026). Mengangkat tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, agenda tahunan ini digelar sebagai wujud nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.

​Melalui rangkaian acara edukatif, sekolah berupaya mendorong tumbuh kembang peserta didik secara optimal, baik dari segi akademis maupun pembentukan karakter.

​Momentum Perkuat Hak dan Kepedulian Anak

​Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SD Muhammadiyah 3, M. Ali Imron, S.Ag. Dalam sambutannya, Ali menekankan bahwa peringatan HAN bukan sekadar selebrasi rutin, melainkan momentum penting untuk memperkuat kepedulian bersama terhadap pemenuhan hak-hak anak.

​”Hari Anak Nasional ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa memberikan kasih sayang, perlindungan, serta pendidikan yang berkualitas. Kita ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan berprestasi,” ujarnya.

​Dongeng Edukatif Jadi Daya Tarik Utama

​Suasana peringatan HAN 2026 kian semarak saat memasuki sesi pentas dongeng interaktif yang dibawakan oleh pendongeng Kak Ade bersama bonekanya, Siti.

​Lewat alur cerita yang jenaka namun kaya akan pesan moral, Kak Ade mengajak para siswa untuk memahami pentingnya nilai-nilai dasar kehidupan, seperti:

  • ​Sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari,
  • ​Rasa saling menghormati antarsesama,
  • ​Keberanian untuk bermimpi tinggi, serta
  • ​Kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.

​Gelak tawa dan antusiasme tinggi dari para siswa tampak mewarnai sepanjang pertunjukan berlangsung. Metode penyampaian cerita dinilai efektif untuk menanamkan nilai karakter tanpa terkesan menggurui.

​Investasi Karakter untuk Masa Depan Bangsa

​Pihak sekolah berharap kegiatan ini tak hanya menghibur, tetapi juga mampu memupuk rasa percaya diri, kreativitas, serta semangat belajar para siswa sebagai bekal mengejar cita-cita.

​Peringatan ini ditutup dengan doa dan harapan bersama agar seluruh anak Indonesia, khususnya murid-murid SD Muhammadiyah 3, mendapatkan hak atas perlindungan, kasih sayang, dan akses pendidikan terbaik.

​Dengan pemenuhan hak yang optimal, sekolah optimistis dapat mencetak generasi Qurani yang sehat, bahagia, berkarakter, serta siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan. (Ulfa/yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article