Berani Berproses, Siap Memimpin: Antusiasme Calon Kader IPMJ 2027/2028

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Semangat dan antusiasme tinggi terpancar dari para siswa kelas 5 MI Muhammadiyah 25 Surabaya. Selama dua hari, Jumat–Sabtu (28–29 Agustus 2026), sebanyak 60 siswa mengikuti rangkaian Tes Calon Ikatan Pelajar Muhammadiyah Junior (IPMJ) Periode 2027/2028. Rangkaian seleksi ini dirancang sebagai proses kaderisasi untuk mencetak calon pemimpin muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, disiplin, berjiwa sosial, dan menjunjung tinggi adab.

​Uji Potensi Lewat Lima Tahapan Tes

​Untuk mengukur dan menggali potensi peserta secara komprehensif, panitia menyiapkan lima tahapan seleksi yang terstruktur:

  • ​Tes Fisik: Berlangsung di Lapangan Darwis bersama Ustadz Rizal untuk menguji kesiapan fisik, ketahanan, kedisiplinan, serta semangat peserta.
  • ​Tes Lisan: Dampingi oleh Ustadzah Rohim di kelas 3A guna menilai keberanian, kemampuan komunikasi, dan kesiapan siswa dalam menyampaikan gagasan.
  • ​Tes BTQ dan Tahfidz: Dilaksanakan di kelas 2C bersama Ustadzah Islakha untuk memastikan calon kader memiliki landasan keagamaan dan hafalan Al-Qur’an yang kuat.
  • ​Tes Wawancara dan Bakat: Dipandu oleh Ustadzah Istianah di kelas 2A guna memetakan karakter, motivasi, serta minat dan bakat khusus para peserta.
  • ​Tes Tulis: Berlangsung di kelas 1B di bawah pendampingan Kak Fahri dan tim untuk mengukur daya pikir serta pemahaman umum peserta.

​Dukungan Penuh Kepala Madrasah dan Pembina

​Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Ustadz Ferry Rismawan, M.Pd.I, memberikan apresiasi tinggi atas keberanian para siswa. Beliau menegaskan bahwa standar seleksi IPMJ harus terus ditingkatkan agar melahirkan kader yang berkualitas.

“Anak-anak yang mengikuti tes ini adalah mereka yang berani mengambil kesempatan untuk belajar dan berkembang. Untuk bergabung dengan IPMJ tidak cukup hanya pintar secara akademik, tetapi juga harus siap berproses, menjadi uswatun hasanah (teladan yang baik), dan memiliki dedikasi tinggi terhadap sekolah,” tegas Ustadz Ferry.

​Perasaan haru juga disampaikan oleh Pembina IPMJ, Ustadzah Istianah, S.Th.I. Menurutnya, kegigihan anak-anak Generasi Alpha ini sangat membanggakan di tengah tantangan zaman yang kian kompleks. Ia berharap IPMJ menjadi wadah pembelajaran bagi siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, peduli, dan bermanfaat bagi lingkungan madrasah.

​Cita-Cita Calon Kader Muda

​Dorongan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dirasakan langsung oleh para peserta, salah satunya Gigih Hadi Kusuma. Siswa kelas 5 ini mengaku sangat antusias mengikuti seluruh proses seleksi.

​”Saya tertarik bergabung dengan IPMJ karena ingin belajar berdisiplin tinggi dan berproses menjadi lebih baik. Saya juga ingin membangun jiwa sosial agar bisa lebih peduli kepada orang lain,” ungkap Gigih.

​Pelaksanaan tes seleksi ini menjadi langkah awal MI Muhammadiyah 25 Surabaya dalam mencetak kader-kader muda. Menjadi bagian dari IPMJ bukan sekadar tentang siapa yang paling pintar, melainkan tentang siapa yang paling siap berproses, memberi manfaat, dan menjadi teladan bagi sesama. (Siti Islaha/yupan)

#beritanasional #indonesia #jawatimur #surabaya #muhammadiyah #sekolah

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article