
Surabaya, wartapoint – Antusiasme murid TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 55 Kenjeran terlihat sejak pagi saat mengikuti kegiatan School Visit ke MI Muhammadiyah 25 Surabaya (MIM 25) pada Sabtu (10/10/2026). Bahkan, sebelum pukul 07.00 WIB, sejumlah murid bersama orang tua telah hadir di madrasah yang beralamat di Jalan Sidotopo Wetan I Dalam Nomor 18, Kenjeran, Surabaya.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–10.00 WIB ini menjadi sarana belajar bersama untuk mengenalkan lingkungan madrasah kepada anak-anak melalui aktivitas olahraga, permainan edukatif, dan interaksi langsung. Kunjungan tersebut sekaligus mempererat sinergi antara TK ABA 55 Kenjeran, MIM 25 Surabaya, dan orang tua dalam mempersiapkan pendidikan anak ke jenjang berikutnya.
Jelajahi Lima Pos Olahraga
Kegiatan diawali dengan baris-berbaris sesuai kelompok, dilanjutkan salam pembuka dan doa bersama. Anak-anak kemudian mengikuti senam Anak Indonesia Hebat yang dipandu Ustaz Rizal, serta senam kreasi bersama Ustaz Achmad dan Ustazah Fasil. Para guru dan orang tua turut mengikuti kegiatan sehingga suasana semakin meriah.
Memasuki acara inti, peserta mengikuti jelajah lima pos olahraga, yaitu:
- Panahan
- Halang rintang
- Senam lantai
- Fusal
- Basket
Setiap kelompok berpindah dari satu pos ke pos berikutnya sesuai jadwal. Anak-anak mendapatkan kesempatan mencoba berbagai aktivitas yang melatih koordinasi gerak, keseimbangan, konsentrasi, keberanian, dan kerja sama.
Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mengenal fasilitas MIM 25, tetapi juga merasakan pengalaman belajar yang menyenangkan di luar ruang kelas. Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi anak untuk mengeksplorasi kemampuan, mengikuti arahan, dan membangun rasa percaya diri sejak dini.
Setelah menyelesaikan seluruh pos, peserta kembali ke halaman untuk makan bersama. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan, doa penutup, lagu perpisahan, serta tarik tambang yang menambah keceriaan sebelum kunjungan berakhir.
Kepala TK ABA 55 Apresiasi Dukungan MIM 25
Bersamaan dengan kegiatan anak-anak, berlangsung pertemuan bersama wali murid yang diisi dengan sambutan dan sosialisasi penerimaan murid baru.
Kepala TK ABA 55 Kenjeran, Ustazah Indah, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Menurutnya, kesinambungan pendidikan perlu dipersiapkan sejak jenjang kelompok bermain (KB) dan taman kanak-kanak (TK) hingga madrasah ibtidaiyah (MI) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas sambutan dan dukungan MIM 25 terhadap kegiatan TK ABA 55.
“Kunjungan ini sangat luar biasa. Sambutannya juga luar biasa. Saya sangat bersyukur karena MIM 25 selalu mendukung TK kami. Harapannya, Ayah Bunda bisa terus berkolaborasi untuk memajukan pendidikan anak-anak. Semoga calon murid dari TK B dapat melanjutkan pendidikan ke MIM 25 Surabaya,” ungkapnya.
Menurutnya, kunjungan seperti ini memberikan pengalaman langsung kepada anak sekaligus membantu orang tua mengenal lingkungan pendidikan yang akan menjadi bagian dari perjalanan belajar putra-putri mereka.
MIM 25 Sosialisasikan SPMB 2027/2028
Wakil Kepala MIM 25 Surabaya, Ustazah Fuadah, S.Pd., menyambut baik kunjungan tersebut. Ia memberikan motivasi kepada para wali murid agar mempersiapkan pendidikan anak dengan mempertimbangkan kesinambungan pembelajaran dan pembentukan karakter.
Dalam sambutannya, Fuadah menyampaikan bahwa MIM 25 menjadi satu-satunya madrasah ibtidaiyah yang menjadi pilot project KBC kepada wali murid. Ia juga mengajak orang tua yang putra-putrinya duduk di TK B untuk mulai mempersiapkan pendaftaran ke MIM 25. Sementara itu, bagi murid TK A, program Super Inden telah dibuka untuk memberikan kesempatan mempersiapkan pendaftaran lebih awal.
“Untuk Ayah Bunda yang putra-putrinya sekarang berada di TK B, monggo segera mendaftar ke MIM 25. Untuk TK A, program Super Inden sudah kami buka. Mari kita bangun kolaborasi agar pendidikan anak-anak dapat berjalan berkelanjutan,” tuturnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan presentasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2027/2028 serta penyampaian informasi awal SPMB 2028/2029. Melalui sosialisasi tersebut, wali murid memperoleh informasi mengenai rencana penerimaan murid baru dan kesempatan mengenal lebih dekat program pendidikan yang diselenggarakan MIM 25.
Kepercayaan Orang Tua Berawal dari Pengalaman
Salah satu wali murid, Choirun Nisa, orang tua Paundra Shaka Soemantri, mengungkapkan rasa syukurnya karena telah mendaftarkan putranya melalui program inden sejak masih duduk di TK A. Keputusan tersebut didukung pengalaman keluarganya yang telah mengenal MIM 25, karena kakak Paundra juga bersekolah di madrasah tersebut.
“Saya bersyukur sudah mendaftarkan putra saya sejak program inden ketika masih TK A. Kakaknya sekolah di sini, fasilitasnya bagus, dan kami merasa mantap. Harapan saya, putra-putri kami bisa belajar dengan aman dan nyaman, serta terhindar dari perundungan atau bullying,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan orang tua terhadap sekolah tidak hanya berkaitan dengan fasilitas, tetapi juga keamanan, kenyamanan, pendampingan guru, dan pembentukan karakter anak. Lingkungan belajar yang aman dan ramah anak menjadi bagian penting dalam mendukung peserta didik agar dapat tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensinya secara optimal.
Anak-Anak Senang Mengikuti School Visit
Kegembiraan juga dirasakan langsung oleh para peserta. Iqbal, murid TK B, mengaku senang mengikuti kegiatan belajar bersama di MIM 25 Surabaya.
“Saya senang sekali bisa mengikuti kegiatan belajar bersama di MI M 25,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Vano, yang juga duduk di TK B, yang merasakan keseruan setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Pengalaman mencoba berbagai olahraga dan mengenal lingkungan madrasah menjadi kenangan berkesan bagi anak-anak.
Antusiasme mereka memperlihatkan bahwa pengalaman belajar secara langsung dapat menjadi cara menyenangkan untuk mengenalkan suasana sekolah. Anak-anak tidak hanya melihat lingkungan baru, tetapi juga berkesempatan mencoba, berinteraksi, dan membangun keberanian.
Perkuat Sinergi Pendidikan Sejak Dini
Kunjungan TK ABA 55 Kenjeran ke MIM 25 Surabaya menjadi momentum memperkuat hubungan antarlembaga pendidikan Muhammadiyah dan peran orang tua dalam mempersiapkan masa depan anak. Melalui kegiatan yang memadukan olahraga, permainan, dan sosialisasi pendidikan, anak-anak memperoleh pengalaman baru, sedangkan orang tua mendapatkan gambaran tentang lingkungan belajar dan proses penerimaan murid baru.
Lebih dari sekadar kunjungan, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kepercayaan, mempererat kolaborasi, dan membangun kesinambungan pendidikan dari TK menuju MI. Sebab, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dalam lingkungan yang mendukung, merasa aman, berani mencoba, dan terbiasa beradab. Dari langkah kecil di halaman madrasah, tumbuh harapan besar bagi lahirnya generasi yang mencintai ilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan. (Siti Islaha)





