
Jakarta, wartapoint — Pemandangan berbeda terlihat dalam aksi berbagi pada program “Jumat Berkah” yang digelar di kawasan Rumah Susun Conver, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026). Jika aksi sosial semacam ini umumnya membagikan nasi bungkus, kali ini para penerima manfaat diajak langsung untuk menikmati hidangan di dalam restoran nasi padang.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Rumah Sakinah Muhammadiyah (RSM) tersebut menghadirkan suasana kehangatan dan kebersamaan bagi setidaknya 100 warga penerima manfaat. Mereka terdiri dari anak-anak yatim piatu, kaum dhuafa, pekerja sektor non-formal, warga rentan, hingga penyintas kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Menghadirkan Makanan Hangat dan Pemberdayaan Ekonomi
Kepala Pengelola Rumah Sakinah Muhammadiyah, Ning Purbowati—atau yang akrab disapa Bu Titik—menjelaskan bahwa konsep makan langsung di restoran ini sengaja dipilih untuk memberikan pengalaman serta kenyamanan yang berbeda bagi para penerima manfaat.
”Kami ingin menggelar Jumat Berkah yang sedikit beda dari yang lain. Sebanyak 100 orang—dan angkanya akan terus bertambah—kami ajak menikmati masakan khas Padang yang disajikan hangat langsung di restoran area Rusun Conver,” ujar Bu Titik, yang hadir didampingi jajaran pengurus RSM, yakni Bunda Ecih, Bunda Cici, Bunda Anna, Bunda Okta, dan Bunda Ria.
Bu Titik menambahkan, selain untuk meningkatkan asupan gizi dan mempererat tali silaturahmi antarwarga, program ini diarahkan untuk menggerakkan roda perekonomian lokal.
”Langkah ini sekaligus untuk menghidupkan ekonomi warga sekitar. Ke depan, usaha-usaha ekonomi binaan warga juga akan terus kita libatkan,” tuturnya.
Senyum Kebahagiaan Anak-anak Jalanan
Inisiatif tersebut disambut antusias oleh para penerima manfaat. Dani (15), remaja asal Pasar Jiung yang sehari-hari bekerja sebagai badut jalanan dengan penghasilan sekitar Rp 50.000 per hari, mengaku sangat bersyukur bisa merasakannya.
”Senang sekali bisa dapat makan siang gratis. Kami berdoa semoga Rumah Sakinah semakin banyak rezeki dan selalu berkah,” ungkap Dani, yang kini tinggal bersama ayahnya.
Rasa bahagia senada disampaikan oleh Joshua (14), warga Kebon Kosong yang mengadu nasib sebagai pengemis di jalanan.
”Kami sangat berterima kasih. Di tengah cuaca panas begini ada yang memberi makan, apalagi lauknya rendang. Semoga Rumah Sakinah bisa terus berbagi,” kata Joshua.
Sinergi Charity dan Pemberdayaan Berkelanjutan
Didirikan oleh Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Rumah Sakinah Muhammadiyah tidak hanya fokus pada aksi karitatif (charity). RSM telah meluncurkan berbagai program pemberdayaan berkelanjutan, mulai dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), koperasi, hingga lembaga pelatihan keterampilan.
Di sisi lain, untuk pendampingan psikososial dan spiritual, RSM mengalokasikan wadah rutin melalui kegiatan “Ngaji Kamis” yang kini berkembang menjadi ruang aman bagi warga binaan untuk saling berbagi cerita dan keluh kesah.
Bendahara RSM yang juga istri Ketua RW 12 Rusun Conver Kemayoran, Ecih Sukaesih, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam menjaga keberlanjutan program sosial ini.
”Pekerja non-formal di Jakarta jumlahnya cukup banyak dan mereka hidup dilingkungan yang serba seadanya. Dukungan dari berbagai pihak sangat berarti untuk meningkatkan gizi serta kualitas hidup mereka,” pungkas Ecih.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dan menyalurkan infak, zakat, maupun sedekah, bantuan dapat disalurkan melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) 8888887149 atas nama RUMAH SAKINAH MUHAMMADIYAH. (yupan)





