Usai Sabet Penghargaan Internasional, SMP DAFI Sidoarjo Raih Predikat Sekolah Adiwiyata Kabupaten 2026

Must read

- Advertisement -

Sidoarjo, wartapoint – SMP DAFI Sidoarjo kembali menorehkan prestasi membanggakan. Setelah sebelumnya sukses menggaet penghargaan internasional dari Global Youth Forum Australia 2025 dan sertifikasi Bronze Certified School Japan 2026, sekolah berbasis pesantren ini kini resmi meraih penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten Sidoarjo 2026.

​Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., dalam ajang penganugerahan yang berlangsung di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo, Jumat (16/10/2026).

​Sekolah yang berlokasi di Jalan Baitul Mustaqim No. 1, Desa Sarirogo, Sidoarjo ini dinyatakan lolos penilaian Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) berkat komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang hijau, bersih, dan berkelanjutan.

​Kunci Sukses: Komitmen Bersama dan Aksi Nyata

​Ketua Pelaksana Adiwiyata SMP DAFI Sidoarjo, Riza Hary Agustin, S.Pd., Gr., mengungkapkan bahwa keberhasilan meraih predikat sekolah peduli lingkungan ini bukanlah hasil dari persiapan mendadak. Keberhasilan ini diraih berkat adanya sinergi yang konsisten dari seluruh elemen sekolah dan pemangku kepentingan (stakeholder).

​”Kuncinya adalah kesinambungan antara komitmen bersama seluruh warga sekolah dan pemangku kepentingan untuk menciptakan sekolah hijau, nyaman, dan bersih. Kami menerapkan integrasi kurikulum dengan aksi nyata yang konsisten, bukan sekadar persiapan sesaat menjelang penilaian,” ujar Riza.

​Riza menjelaskan, tim Adiwiyata sekolah telah melalui serangkaian tahapan terstruktur untuk mencapai predikat ini, di antaranya:

  1. ​Pembentukan Surat Keputusan (SK) Tim Adiwiyata yang melibatkan seluruh elemen guru dan tenaga kependidikan (tendik).
  2. ​Pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) yang mengikutsertakan kader Adiwiyata dari kalangan santri/peserta didik hingga mencapai 20,5 persen dari total keseluruhan santri.
  3. ​Penyusunan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) untuk jangka pendek (1 tahun) dan jangka panjang (4 tahun).
  4. ​Membangun Kemitraan lintas sektor bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Puskesmas, komite sekolah, dan lembaga terkait lainnya.
  5. ​Aksi Lingkungan Aktif, seperti integrasi program zero waste, gerakan kampanye hemat listrik dan air, pengintegrasian materi ke dalam kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler, serta publikasi aksi nyata melalui media cetak, elektronik, dan situs resmi sekolah.

​Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Amanah

​Kepala SMP DAFI Sidoarjo, Uswatun Aisah, M.Pd., Gr., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian yang diraih oleh satuan pendidikannya. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bukti nyata dari kerja keras kolektif.

​”Bagi kami, penghargaan ini bukan hanya sebatas prestasi, melainkan amanah untuk terus menumbuhkan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan. Harapan kami, kepedulian lingkungan tidak hanya menjadi program sekolah, tetapi menjadi budaya positif yang senantiasa berdampak bagi keluarga dan masyarakat luas,” tutur Uswatun.

​Bersiap Menuju Adiwiyata Nasional 2027

​Ke depan, SMP DAFI Sidoarjo berkomitmen untuk memperluas jangkauan program Adiwiyata agar dapat membawa dampak sosial yang lebih masif. Tak berhenti di tingkat kabupaten, sekolah siap melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

​”Insyaallah, dengan tekad dan komitmen yang kuat, kami siap melaju menuju penilaian Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) pada tahun 2027 mendatang,” pungkas Riza optimis.

​Penulis: M. Rukhan Asrori

Editor: (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article