
Surabaya, wartapoint — Suasana Aula SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (SMK MUDISA) tampak riuh dan penuh semangat pada Selasa (20/10/2026). Lebih dari 400 siswa kelas X dan XI berkumpul untuk mengikuti gelaran HOK Campus Series Future (HCS) Surabaya 2026, sebuah ajang yang memadukan edukasi, dunia e-sports, kreativitas digital, dan hiburan.
Kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi para siswa mengenai potensi industri e-sports dan dunia content creator yang tengah berkembang pesat di era digital.
Rangkaian Acara Seru dan Edukatif
Sejak awal dibuka oleh Kak Meilon selaku pembawa acara (MC), suasana aula langsung hidup. HCS Surabaya 2026 tidak hanya mengajak siswa bersenang-senang, tetapi juga mengedukasi mereka agar dapat memanfaatkan teknologi secara bijak.
Berbagai agenda menarik disuguhkan sepanjang acara, antara lain:
- Workshop Content Creator: Membuka wawasan siswa tentang peluang berkarya melalui konten digital yang kreatif dan edukatif.
- Pengenalan Game Honor of Kings & Mini Tournament: Mengenalkan kompetisi e-sports secara sehat sebagai sarana melatih komunikasi, konsentrasi, strategi, dan kerja sama tim.
- Interactive Games & Fun Session: Menghadirkan giveaway serta pembagian merchandise menarik bagi para peserta yang beruntung.
Melalui rangkaian acara ini, para siswa diajak memahami bahwa bermain game tidak sekadar untuk hiburan, tetapi bisa menjadi aktivitas produktif jika dilakukan secara terarah dan bertanggung jawab.
Pesan Kepala Sekolah: “Hobi Boleh, Prestasi Jangan Dilupakan!”
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, Irvandy Andriansyah, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi mendalam atas hadirnya tim HCS di sekolahnya. Ia menilai perkembangan dunia digital harus disikapi secara positif dan terbuka oleh lembaga pendidikan.
”Anak-anak boleh menyalurkan hobinya dengan bermain game, tetapi harus tetap bijak. Jangan sampai karena terlalu asyik bermain, belajar justru dilupakan. Kalian harus tetap fokus belajar sampai lulus, memiliki kompetensi, berakhlak baik, dan siap menghadapi masa depan,” tegas Irvandy.
Ia juga menekankan bahwa hobi di bidang e-sports dan prestasi akademik maupun non akademik tidak perlu dipertentangkan.
”Jadikan hobi sebagai motivasi untuk berkembang, belajar disiplin, dan meraih prestasi. Jangan hanya menjadi pemain, tetapi jadilah generasi kreatif berkarakter yang mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif,” tambahnya.
Meneruskan Tradisi Prestasi E-Sports SMK MUDISA
SMK MUDISA sendiri bukan nama baru dalam dunia kompetisi e-sports pelajar. Sebelumnya, para siswa SMK MUDISA telah aktif berlaga dan mengukir prestasi di berbagai kejuaraan e-sports, khususnya pada game Mobile Legends.
Pengalaman tersebut menjadi modal berharga bagi sekolah untuk terus memfasilitasi minat dan bakat siswa. Melalui kolaborasi dengan acara seperti HCS 2026, SMK MUDISA berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kegiatan ini mempertegas langkah SMK MUDISA dalam mencetak generasi yang tak hanya melek teknologi, tetapi juga berakhlak karimah, mandiri, kreatif, dan siap bersaing di masa depan. (yupan)





