Serunya Liburan Sambil Belajar: Cerita Arsyil, Jurnalis Cilik SDM 22 Surabaya Jelajahi Yogyakarta

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Mengisi liburan dengan kegiatan yang berkesan tentu menjadi impian setiap anak. Hal ini dirasakan langsung oleh Muhammad Arsyil Hendratno Putra, siswa kelas 3A SD Muhammadiyah 22 Surabaya. Menyertai agenda perjalanan dinas sang ayah, Arsyil membagikan pengalaman liburan keluarga yang penuh cerita, edukasi, dan momen spesial di Kota Yogyakarta pada 16 hingga 20 September 2026.

​Perjalanan dimulai pada Rabu malam (16/9/2026) pukul 22.00 WIB. Arsyil bersama Ayah, Mama, dan adiknya, Faizar, bertolak dari Surabaya menuju Yogyakarta menggunakan mobil pribadi. Setelah menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 6 jam, rombongan tiba di Yogyakarta tepat saat adzan subuh berkumandang pukul 04.00 WIB.

​Kejutan Ulang Tahun di Malioboro

​Usai menunaikan ibadah salat subuh di masjid setempat, rombongan menikmati suasana pagi dengan berjalan-jalan di kawasan legendaris Malioboro. Di sanalah Arsyil mendapat kejutan manis yang tak terlupakan dari kedua orang tuanya.

​Tepat pada tanggal 17 September 2026, Arsyil merayakan ulang tahunnya yang ke-9. Ucapan hangat serta doa-doa tulus mengalir dari Ayah dan Mama di tengah hangatnya suasana pagi Yogyakarta.

​Setelah sang ayah menjalankan tugas dinasnya, Arsyil bersama Mama dan adiknya beristirahat di Hotel Fortuna Grande. Waktu sore dimanfaatkan Arsyil dan Faizar untuk berenang serta mencoba berbagai wahana permainan anak di hotel, seperti ayunan, kereta Thomas, hingga bom bom car, sebelum akhirnya beristirahat untuk menyambut esok hari.

​Menjelajah Alun-Alun dan Keunikan Es Coklat Impian

​Keseruan berlanjut pada Jumat malam (18/9/2026). Rombongan keluarga ini mengunjungi Alun-Alun Kota Yogyakarta. Arsyil mengaku kagum saat pertama kali melihat dua pohon beringin kembar yang ikonik, ditambah warna-warni hiasan lampu dari mobil hias yang lalu lalang.

​Tak lupa, mereka mampir ke kafe Es Coklat Impian. Di sana, mereka menikmati es coklat dan roti hangat yang disajikan unik menggunakan gelas kaleng klasik berwarna hijau motif tentara. Momen tersebut makin berkesan ketika mereka menuliskan pesan di kertas warna-warni dan menempelkannya di dinding kafe sebagai kenang-kenangan.

​“Saya menulis di dua kertas bahwa kami pernah ke sini, dan Ayah menempelkannya di tembok paling atas. Sangat seru dan menyenangkan,” tutur Arsyil penuh antusias.

​Menikmati Senja di Pantai Watu Kodok dan Kemegahan Candi Pramban

​Petualangan dilanjutkan pada Sabtu (19/9/2026). Setelah check-out dari hotel pada pukul 13.00 WIB, rombongan meluncur ke Pantai Watu Kodok di Gunungkidul dan tiba sekitar pukul 15.00 WIB. Arsyil sangat bahagia dapat menikmati pemandangan matahari terbenam (sunset) yang indah di tepi pantai. Keesokan harinya (20/9/2026), Arsyil dan Faizar berenang menikmati kesegaran air laut dan ombak pantai yang tenang.

​Sebelum kembali ke Surabaya, rombongan menutup agenda liburan dengan mengunjungi Candi Prambanan pada Minggu siang. Meski cuaca cukup terik, semangat Arsyil tak surut untuk menjelajahi kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia tersebut. Ia menaiki tangga candi, mengamati wisatawan mancanegara yang berkunjung, hingga masuk ke area museum untuk melihat koleksi arca bersejarah.

​Kembali ke Surabaya dengan Kesan Mendalam

​Perjalanan liburan empat hari tersebut berakhir manis saat rombongan tiba kembali di Surabaya pada Minggu malam pukul 23.00 WIB. Meski harus bersiap kembali beraktivitas di sekolah esok harinya, Arsyil membawa pulang banyak kenangan indah serta wawasan baru dari petualangannya di Yogyakarta. (Laporan jurnalis cilik SD Muhammadiyah 22 Surabaya Arsyil)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article