
Surabaya, wartapoint — Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh murid SD Muhammadiyah 10 Surabaya saat berlaga dalam ajang perlombaan panahan pada Minggu (18/10/2026). Meskipun harus berlatih dan bertanding di bawah terik matahari, keceriaan dan antusiasme para peserta tidak surut hingga akhir kompetisi.
Perlombaan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut menjadi momen berharga bagi para atlet muda untuk menguji ketepatan, fokus, serta daya tahan fisik mereka.
Perjuangan Menembus Terik Matahari
Sejak pagi hari, suasana di lapangan tempat perlombaan berlangsung terasa sangat sejuk dan segar. Kondisi udara yang mendukung membuat para peserta, termasuk kontingen dari SD Muhammadiyah 10 Surabaya, mengawali perlombaan dengan penuh semangat dan rasa optimis.
Namun, seiring berjalannya waktu menuju siang hari, tantangan sebenarnya baru dimulai. Suhu udara meningkat drastis dan cuaca berubah menjadi sangat panas. Terik matahari yang membakar tidak surut menurunkan fokus para panah muda saat membidik sasaran. Perjuangan tersebut bahkan meninggalkan “jejak” fisik bagi para peserta.
“Pagi hari cuacanya masih sangat segar, tapi saat siang hari makin panas. Bahkan tangan teman saya sampai belang karena saking panasnya terik matahari saat bertanding,” ujar Syarafana Aiko Sugeva, murid sekaligus jurnalis cilik SDM 10 Surabaya.
Pengalaman Berkesan dan Semangat Belajar
Meski harus menguras tenaga dan menghadapi cuaca yang terik, rasa lelah para peserta terbayarkan oleh keseruan serta pengalaman berharga selama perlombaan. Ajang ini tidak hanya menjadi wadah mengasah bakat olahraga panahan, tetapi juga mempererat kebersamaan antar-teman.
Rangkaian acara perlombaan berlangsung cukup padat hingga sore hari. Usai penutupan dan seluruh kategori selesai dipertandingkan, para peserta bergegas kembali ke rumah masing-masing.
“Hari itu saya senang sekali. Begitu perlombaan selesai, kami langsung pulang dan sampai di rumah sudah masuk waktu Maghrib. Setelah itu langsung beristirahat untuk bersiap sekolah keesokan harinya,” tambah Aiko.
Menanamkan Nilai Kedisiplinan dan Sportivitas
Melalui keterlibatan dalam kegiatan olahraga seperti panahan, para murid SD Muhammadiyah 10 Surabaya tidak hanya dilatih secara fisik dan mental, tetapi juga diajarkan nilai-nilai sportivitas, kedisiplinan, serta manajemen waktu. Walaupun habis berjuang seharian di lapangan hingga petang, tanggung jawab sebagai pelajar untuk kembali bersekolah di hari berikutnya tetap menjadi prioritas utama.
(Laporan Kegiatan Jurnalis Cilik SD Muhammadiyah 10 Surabaya Syarafana Aiko Sugeva)





